Postingan

tanabata : ceritamu, jelek sekali

Living an illusion, oh but we're so compatible And I miss all the X and Os Do you regret the path you chose With me? . dulu, yang mengizinkan aku menjadi salah satu pemain inti pada periode parlemen ini adalah kak danu. seharusnya belum waktuku bermain, tapi dengan sangat percaya diri aku mengajukan namaku. maka, ketika namaku disebut sebagai salah satu kolega manusia itu, tentu ini murni salahku. sebab, aku sendiri yang memilih keputusan itu. selama setahun periode, tak bisa kuhitung berapa kali aku memblokir kontaknya. puluhan kali mungkin ada. meski kalau ditanya alasannya, aku juga kadang bingung menjawabnya. aku hanya tidak suka orang menyepelekan komunikasi, entah dalam bentuk apapun, sesibuk apapun, jika kamu punya tanggung jawab, maka itu adalah kewajibanmu memberikan arahan, informasi ataupun keputusan lainnya. menurutku, tanggung jawab paling besar sebagai bentuk koordinasi adalah komunikasi. jika kamu sulit disana, maka kamu menyulitkan orang lain. dan itu tidak baik. ah...

tanabata : yang mereka lihat.

Perunggu - 33x ... Rotasikan pandanganmu Ambil sudut yang terbaru Belum pernah kau coba Lihat semua bukan dari matamu Kelak kau 'kan mengingat Yang membawamu ke sini . secangkir americano diantar ke meja ku. hitam pekat, dengan peluh es yang menggugah. sore itu, aku datang ke tanabata. sendiri . memang tidak mengabari siapapun, bahkan aku belum membuka dan membalas pesan-pesan yang masuk di watsap. tidak pernah berbeda. tanabata selalu menyajikan rasa yang sama. seperti secangkir americano ini. dulu, aku tidak suka kopi kecuali yang ada latte nya. tapi, menjadi mahasiswa jurusan teknik membuat aku mau tidak mau mengulik beberapa rasa kopi yang mungkin bisa menemani tugas dan laprak ku. setahun yang lalu, kak danu bilang aku harus mencoba americano. awalnya aku menolak karena terakhir aku mencoba americano miliknya di salah satu coffe shop ternama surabaya, rasanya justru aneh dan tidak enak. asam lambungku bergejolak. aku harus puasa kopi hampir dua minggu lamanya. maka, di sebuah ...

Sepotong Gedhang untukmu, meski bukan favoritku.

Gambar
Sepotong Gedhang untukmu, meski bukan favoritku. Apa yang kamu lakukan jika diberi setandan pisang? Direbus? Digoreng? atau diolah menjadi cengkodok? Ah aku lupa, di surabaya jarang ada yang tahu soal cengkodok.   Pisang adalah buah yang berasal dari Asia Tenggara dan tumbuh subur di wilayah tropis. Sebagai orang Indonesia, ada berapa jenis pisang yang tumbuh subur di tanah ibu pertiwi? Ada banyak. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pusat keanekaragaman pisang di dunia. Buah lonjong yang dominan berwarna kuning jika sudah matang ini termasuk buah berry. Sebab secara botani, pisang memenuhi kriteria ilmiah sebagai berry karena tumbuh dari satu bunga dengan satu ovarium, kulit yang lembut dan biji kecil didalamnya.  Aku tidak suka pisang. Menurutku, tekstur dan rasanya aneh. Tapi ini tentu soal selera. Barangkali, pisang adalah buah favorit kebanyakan orang. Membawa pisang ke meja ini bukan keputusan yang datang dari selera pribadi, melainkan keinginan untuk be...

tanabata : kesalahan nomor dua.

pesta demokrasi mahasiswa sudah didepan mata. beberapa forum diadakan. aku diundang. bahkan bisa tidak pulang seharian. pokoknya, menjelang pemira semua manusia jadi terlihat warna darahnya. entah mengaku netral, coklat, merah, biru, apapun itu semua berbahya jika kamu mudah percaya. hari berlalu. ada banyak yang terlewat ternyata. perasaan campur aduk yang kerap menggerayangi hati manusia, bukan tanpa sebab. prasangka baik buruk datang karena memang dikirim semesta untuk memberimu pesan, bahwa di ujung dunia sana, ada banyak hal yang kamu tidak tahu, dan bahkan kamu tidak mengerti. sore itu, aku membatalkan dua janji ku yang sudah terjadwal seminggu yang lalu. sebab ada pertemuan penting katanya. jadi aku diminta untuk mendampingi. awalnya aku menolak, bukan kewajibanku. pada persidangan terakhir, aku meninggalkan ruangan begitu saja. barangkali manusia jahat bernama Raga itu sudah mulai membenciku kali ini.  baguslah. toh aku sudah membencinya sedari lama. tapi, empat jam yang la...

what we were : bagian dua

barangkali, pembicaraan kita pada malam-malam sebelumnya adalah hal yang tidak kamu suka. kalimat ku berlebihan. semua sajak puisi yang ku bacakan terdengar membosankan. bahkan topik soal buku yang baru saja ku selesaikan membuatmu pusing berantakan. apa aku benar mengganggumu, tuan? sebab respon mu memberiku jalan, bahwa kamu menerima semua cerita ku. tapi apa yang mengubahmu pagi itu? barangkali, pembicaraan kita pada malam-malam sebelumnya adalah hal yang tidak kamu suka. kalimat ku memuakkan. semua sajak puisi yang ku coba tuliskan tidak berhasil mengesankan. bahkan kisah al-chemist dan fatima tidak berhasil menggetarkan perasaan. apa aku benar mengganggumu, tuan? sebab respon mu memberiku kesempatan, seolah malam itu, senyuman mu memang membalas perasaan. tapi apa yang mengubahmu pagi itu? ada banyak pertanyaan dikepala ku ketika aku membuka pesan panjang mu. tidak ku temukan salah ku, sebab kamu hanya menyebut permintaan maaf dan beralih dariku. apa yang perlu ku perbaiki, tuan? ...

what we were.

now playing : NIKI - Did You Like Her in The Morning? - falling in love with someone is weird, wdym you talk to me every day, make me feel seen, then disappear like I imagined you. falling in love with someone is weird, wdym we never dated but I still have to unlearn you falling in love with someone is weird, wdym there’s no breakup but I’m still grieving falling in love with someone is weird, wdym I didn’t lose you, you just stopped choosing me falling in love with someone is weird, wdym you never promised me anything but still broke my heart kita ga selesai baik baik, kamu memberiku kabar buruk pagi pagi, dan hanya membaca pesanku tanpa membalasnya. itu tidak adil. bahkan banyaknya pertanyaanku tidak terjawab satupun. kamu penjahat. merusak hari orang lain dengan kalimat panjangmu. kamu penjahat, membiarkan orang lain mati dengan perasaannya. sementara kamu? sembuh bahkan tanpa merasa luka. bahkan jika memang menurutmu, kalimat mu itu sudah menyelesaikan semuanya, kalimat mu itu suda...

tanabata : boleh, ya?

Aku memutar lagu multo - cup of joe untuk yang ke sembilanbelas kalinya. tidak tau sejak kapan lagu itu biasa ku dengar, yang jelas akhir-akhir ini semua sosial media jelas memutar lagunya dengan baik. Manusia bernama Raga itu beberapa kali mampir ke mimpi ku, mengaku bahwa dia adalah orang dari masa lalu. Dan sekarang, dia mengaku bahwa ia adalah orang yang akan membersamaiku di masa depan. Jelas aku menolak mentah-mentah mimpi jelek itu. Amit-amit. Beberapa hari terakhir, ketika aku dan kak Danu-senior ku, menghabiskan waktu cukup lama di coffee shop yang juga menyediakan banyak buku bacaan. Tidak sengaja membahas manusia itu. Raga. Ah sebenarnya, aku benci sekali menyebutkan namanya. "bagaimana, forumnya...?" "tidak baik, juga tidak buruk" aku menutup layar leptopku. beralih melihat rak buku di depan ku. ada banyak classic literature yang tersedia. ada banyak komik lama yang bahkan aku sudah lupa berapa umurnya. dan juga... serial Lima Sekawan?! Oh Tuhan mataku l...