tanabata: yang katanya sebentar.
Musim penerimaan mahasiswa baru, kembali.
KK...KAK?
................................................
Jika di tahun pertama, aku menjadi pesertanya. Di tahun kedua aku menjadi panitia pelaksana, dan di tahun ketiga ini aku menjadi tim pengawasan.
Dulu, tepat dua tahun lalu itu. Aku membencinya. Tapi, hari ini. Ada banyak fakta yang ternyata tidak banyak ku tahu. Ada banyak kisah yang belum sempat ku dengar ia bercerita.
"kamu, punya pacar?"
Rapat selesai. Anggota lain sudah perlahan meninggalkan ruangan-hendak pulang atau beralih kegiatan.
Beberapa teman sekitar ku terkejut. Pertanyaan random itu benar-benar membuatku membisu sejenak.
Itu pertanyaan ke sembilan yang ia lontarkan padaku. Bukan pertama kali dia menanyakan hal yang sama, menyebalkan sekali.
"Oh yang jemput kamu kemarin itu, pacar kamu, faa?"
Tanya seorang wanita disebelahku. Aku menggeleng. Bukan.
"Aku tau.. aku tau jurusan apaa.."
Lanjut temanku yang lain. Forum mendadak tidak nyaman.
Manusia itu masih menunggu ku untuk menjawabnya.
"Engga, aku ga pacaran"
Ruangan riuh sejenak, menertawakan alasanku, yang lain sibuk menyenggol satu sama lain. Aku hanya tersenyum simpul. Sudah biasa. Memangnya kamu berharap respon yang seperti apa?
"Aku sempat melihatmu, kemarin"
"dimana?"
"Tanabata, berdua. tiga kali. dengan orang yang sama"
Aku tidak ingin menjawab kalimat itu sebenarnya.
Aku tidak ingin menjawab kalimat itu sebenarnya.
Tapi, apa aku perlu klarifikasi jika memang itu sebuah kesalahpahaman?
"Bukan"
Dia mengernyit tidak percaya. Entah jawaban apa yang ia harapkan, yang jelas, ekspresinya seperti ingin aku menjawab dengan sedikit lebih jujur.
Dia mengernyit tidak percaya. Entah jawaban apa yang ia harapkan, yang jelas, ekspresinya seperti ingin aku menjawab dengan sedikit lebih jujur.
Padahal, aku sudah sangat jujur. Apa pula yang perlu aku sembunyikan?
Aku berpindah tempat.
Bergeser sedikit kepinggir. Menghindari asap rokok yang mulai menyerbu ruangan sebab forum memang sudah berakhir.
"Sejak kapan, faa?"
"apanya kak?"
"apanya kak?"
KK...KAK?
Aku memanggilnya "kak" dengan perasaan campur aduk. Canggung sekali. Dia sedikit tersenyum.
"sejak kapan, suka ke Tanabata?"
"sejak lama, lama sekali"
Entah apa yang sebenarnya ingin ia tahu dariku. Tapi, kalau memang pertanyaannya adalah soal pacarku. Sungguh benar aku tidak pacaran. Tapi, kalo soal Tanabata. Sulit menjawabnya dengan pasti.
"sejak lama, lama sekali"
Entah apa yang sebenarnya ingin ia tahu dariku. Tapi, kalau memang pertanyaannya adalah soal pacarku. Sungguh benar aku tidak pacaran. Tapi, kalo soal Tanabata. Sulit menjawabnya dengan pasti.
"Sejak kapan, kakak tau Tanabata?"
Adalah pertanyaan konyol yang seharusnya tidak perlu ku ucapkan malam itu.
Adalah pertanyaan konyol yang seharusnya tidak perlu ku ucapkan malam itu.
Apa gunanya?
"Baru, baru sebentar"
................................................
masih pakai nama "faa?"
BalasHapusini masih di sby?
BalasHapus