terbang ke saturnus : karena tidak pernah
Hujan deras dari tadi sore ga berenti juga. Padahal kayaknya penghujung maret bukan musim yang banyak hujannya. Sudah lebih dari enam jam kira-kira langit itu menangis. Entah apa yang membuatnya sedih hari ini hingga harus ngguyur bumi lebih lama. Ya, dari azan ashar sampe selesai sholat isya. Hujannya ga pantang menyerah. “hujan itu rahmat, di syukuri saja” “tapi, Fal aku udah doa supaya ga hujan biar acaranya jadi” Mungkin kalimat saya barusan sedikit terdengar canggung. Saya mengucap kata “aku” disana pada seseorang yang bahkan mengajukan panggilan “lo-guwe” disetiap pembicaraan. “ya berarti Tuhan lagi ngabulin doa orang lain, gantian” Duh, dia ngga ngerti. Sebagian orang justru akan jadi repot kalo hujan turun. Ais, banyak repotnya menurut saya. Hujan hanya akan memberi jeda, sehingga pekerjaan gabisa langsung dilakukan semua. Hujan cuma bikin hal yang baik jadi tertunda. Jujur, saya sedikit tidak suka hujan. Rencana tadi sore yang saya susun berhari hari lalu harus dipa...