Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

terbang ke saturnus : karena tidak pernah

Hujan deras dari tadi sore ga berenti juga. Padahal kayaknya penghujung maret bukan musim yang banyak hujannya. Sudah lebih dari enam jam kira-kira langit itu menangis. Entah apa yang membuatnya sedih hari ini hingga harus ngguyur bumi lebih lama. Ya, dari azan ashar sampe selesai sholat isya.  Hujannya ga pantang menyerah. “hujan itu rahmat, di syukuri saja” “tapi, Fal aku udah doa supaya ga hujan biar acaranya jadi” Mungkin kalimat saya barusan sedikit terdengar canggung. Saya mengucap kata “aku” disana pada seseorang yang bahkan mengajukan panggilan “lo-guwe” disetiap pembicaraan.  “ya berarti Tuhan lagi ngabulin doa orang lain, gantian” Duh, dia ngga ngerti. Sebagian orang justru akan jadi repot kalo hujan turun. Ais, banyak repotnya menurut saya. Hujan hanya akan memberi jeda, sehingga pekerjaan gabisa langsung dilakukan semua. Hujan cuma bikin hal yang baik jadi tertunda. Jujur, saya sedikit tidak suka hujan. Rencana tadi sore yang saya susun berhari hari lalu harus dipa...

t i g a p u l u h t u j u h

Gambar
Karena suka sama kamu, banyak sakitnya . Semesta terlanjur bilang ga suka sama hubungan kita.  Iya Mars, suka sama kamu terlalu banyak kecewanya. Ku kira kita akan segera baik-baik saja. Tapi, ternyata kamu milih buat nyerah aja. Padahal seharusnya, kita punya banyak kesempatan buat ngadepin masalah sama sama. Kalau saja, hari itu kamu ga nyoba buat ngelepasin hal yang susah didapetin. Seharusnya, kita punya banyak cerita untuk dilanjutkan, kalau aja waktu itu kamu ga milih buat berakhir dengan sebuah perpisahan yang aku harap, kita bisa jauh lebih baik dari itu. Setelah pesan menyakitkan darimu malam itu, ku pilih untuk mengubur baik perasaan ku padamu. Nomor kontak mu sudah benar ku blokir sekarang. Tidak disimpan dengan nama apapun, melainkan hanya deretan angka yang meski aku hafal semua nomornya. Gak apa, mungkin emang gitu cara semesta nunjukin seberapa keras kepalanya aku memilih untuk tetap sama kamu. Gapapa Mars, mungkin emang dari awal kita sama-sama egois. Terlalu memak...