terbang ke saturnus : manis tipis tipis
Rupanya menjadi lemah itu menyenangkan. Ya meski ga selalu menguntungkan, tapi saya kira orang orang yang mengaku lemah bisa punya pelindungnya dengan mudah. Enak aja gitu liat mereka yang apa apa ada saja yang membantu menyelesaikan masalahnya. Pernah waktu itu, di suatu malam pada pertengahan bulan maret sebuah topik pembicaraan kembali membawa kami menyambungkan telepon suara jarak jauh. Ceritanya sekitar setahun yg lalu, malam itu saya pura-pura ga sengaja kepencet tombol panggilan. Berharap tidak diangkat, eh ternyata suaranya sudah menjawab bahkan di detik kedua panggilan itu saya sambungkan. “Assalamualaikum manis ..” Suaranya menyahut di ujung telepon. Bernada santai seperti biasa bagai orang yg hidupnya tenteram nan bahagia. Ais dia lupa masalahnya apa gimana? Anjirr kikuk bgt gw nelpon dia beginian. “kk..kok diangkat?” “ya gimana, ga sengaja kepencet” “eleh” Saya menggigit bibir. Duh, ni mau ngomong apaan kalo udah begini . “ngapain, tumben berani nelp...