s e p u l u h
”kenapa ilang, Faa?” “siapa yang ilang?” ”kamu..” “nggak” “iyaa” “nggak Mars” ”iya Faa, kamu mana ngerasain. Kan aku yg nyariin” “beneran ngerasa kehilangan?” “kalo nggak beneran kehilangan kan, gak bakalan beneran nyariin Faa, kamu gimanasih” “....” “kapan pulangnya?” “tadi malam sampe” “aku nanya kapan kamu pulang, bukan kapan kamu sampe” “ya semalam pulangnya” ”pulang kesini lagi Faa, aku rindu” “Mars...” “iya, cepetan pulang” “tapi, disini tempatnya aku pulang” “rumah ga selalu jadi alasan tempat untuk pulang” “iya tapi...” “ada yang nungguin kamu disini. Yakin mau lama-lama?” Mars. Aku gak tau apa yang ada dipikiran mu malam itu. Yang jelas setiap kata yang ku dapat adalah kalimat yang dengan mulusnya bikin jantungku tiung tiung. Kamu kenapa? Semakin lama aku mengenal mu, bukan semakin tau aku tentang mu. Malah bingung, tipe manusia seperti apa sih kamu ini?...