Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

s e p u l u h

”kenapa ilang, Faa?”  “siapa yang ilang?”  ”kamu..”  “nggak”  “iyaa”  “nggak Mars”  ”iya Faa, kamu mana ngerasain. Kan aku yg nyariin”  “beneran ngerasa kehilangan?”  “kalo nggak beneran kehilangan kan, gak bakalan beneran nyariin Faa, kamu gimanasih”  “....”  “kapan pulangnya?”  “tadi malam sampe”  “aku nanya kapan kamu pulang, bukan kapan kamu sampe”  “ya semalam pulangnya”  ”pulang kesini lagi Faa, aku rindu”  “Mars...”  “iya, cepetan pulang”  “tapi, disini tempatnya aku pulang”  “rumah ga selalu jadi alasan tempat untuk pulang”  “iya tapi...”  “ada yang nungguin kamu disini. Yakin mau lama-lama?”  Mars. Aku gak tau apa yang ada dipikiran mu malam itu. Yang jelas setiap kata yang ku dapat adalah kalimat yang dengan mulusnya bikin jantungku tiung tiung. Kamu kenapa? Semakin lama aku mengenal mu, bukan semakin tau aku tentang mu. Malah bingung, tipe manusia seperti apa sih kamu ini?...

t u j u h

“selamat ulang tahun faa” “Mars...” Aku tidak tau sudah semerah apa pipiku sekarang. Untung saja kamu tidak lihat. Bersemu malu sendiri mendengar perkataan mu. Telpon ini sudah menyambung sejak beberapa menit yang lalu. Tapi suaramu lagi lagi menjadi deretan pertama frekuensi paling jago membuat jantung ku tidak bisa diam ditempat. Hampir copot.  “selamat ulang tahun ya, yang rajin ibadahnya. Kalau dirumah nggak ada lauk, goreng telur, beli di warung depan rumah, kalo nggada ya berarti masak nasi goreng aja” “Mars, bicara mu sudah seperti ibu ku..”  “jangan suka lari pas lagi diliatin di sekolah” “iya Mars, iya. Terima kasih ya” “Tidur ya Faa, sudah larut malam” “hm..” Sambungan telepon itu terputus. Tanggal sudah berganti.  20 desember 2018 Aku berumur 16 tahun. Dan aku bahagia mengenalmu. Suaramu sudah ku dengar satu jam lebih beberapa menit. Diakhiri dengan pesan dan doa ulang tahun. Terima kasih, tuan. Kamu luar biasa.  Beberapa waktu lalu, aku sempat mendownload...